Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Kediri Awasi Debat Publik Pertama Calon Paslon Walikota dan Wakil Walikota Kediri

Debat Publik Pertama Calon Paslon Walikota dan Wakil Walikota Kediri

Foto Bersama Bawaslu Kota Kediri bersama Jajaran Forkopimda dan Calon Paslon Walikota dan Wakil Walikota Kediri

Kota Kediri, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri menggelar Debat Publik pertama Pasangan Calon Wali Kota Kediri Pemilihan Tahun 2024, Jumat malam (1/11/2024). Debat ini digelar di IKCC (Insumo Kediri Convention Center) yang dimulai pukul 19.30 WIB.

Dalam hal ini, Bawaslu Kota Kediri awasi secara melekat proses Debat Publik Pertama Calon Paslon Walikota dan Wakil Walikota Kediri yang digelar oleh KPU Kota Kediri ini.

"Alhamdulillah debat hari ini bisa berjalan lancar, aman, dan tertib. Bahkan bisa terlaksana sesuai harapan kami," kata Ketua KPU Kota Kediri, Reza Cristian.

Ia menyatakan, Debat Publik pertama tersebut digelar dengan tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk memberikan hak pilih mereka pada tanggal 27 November 2024.
"Debat Publik Pertama ini penting untuk membantu masyarakat sebagai calon pemilih, supaya mereka memahami Visi Misi para pasangan calon Wali Kota Kediri dan Wakil Wali Kediri," katanya.

Reza menyatakan, Debat Pertama ini mengambil Tema Sumber Daya Manusia, Kualitas Hidup, dan Layanan Publik Menuju Kota Kediri Yang Lebih Baik dan sejumlah sub Tema di antaranya Layanan Dasar, Stratehi Peningkatan Pendapatan Daerah, Pengentasan Kemiskinan dan Layanan Umum. Untuk diskusi paslon, pada agenda ini dihadirkan dalam enam segmen. 

Segmen yang pertama pemaparan Visi dan Misi oleh masing-masing Paslon, dilanjutkan dengan pendalaman visi dan misi dan menjawab pertanyaan, kemudian tanya jawab antar calon Wakil Walikota Kediri beserta Sanggahan, lalu tanya jawab antar calon Walikota Kediri beserta sanggahan dan yang terakhir Closing Statement oleh masing-masing Paslon.

Dalam aturan debat, kedua paslon diperkenankan menyampaikan visi misi, dan program yang diusung. Setiap pasangan calon juga diperbolehkan bertanya, dan menanggapi apa yang telah disampaikan calon lain. 

Paslon nomor urut satu Vinanda-Qowimudin membawakan visi “Membangun Kota Kediri Maju, Agamis, Produktif, Ngangeni atau Mapan.” Tujuan tersebut dikemas dalam 7 program Sapta Cita Kota Kediri. Seperti program merata RT/RW, program produktif kreatif dan inovatif, D’Cito Kediri City Tourism, lingkungan indah dan berkelanjutan, Smart Living, pemerintah cepat, dan infrastruktur.

Sementara paslon nomor urut dua, Feronica-Regina membawakan visi “Kota Kediri Unggul, Maju, Berkelanjutan dan Harmoni.” Tujuan tersebut dituangkan dalam program Aksi Delapan. Seperti, menjaga kesinambungan pembangunan, mewujudkan SDM unggul dan kompetitif, transformasi ekonomi dan perluasan lapangan kerja, transformasi sosial berkelanjutan, menata wajah kota, transformasi tata kelola, harmoni dan inklusi, serta keberlanjutan lingkungan hidup. 

KPU Kota Kediri akan kembali memfasilitasi debat kampanye pada 20 November 2024 dengan tema berbeda. Sedangkan pelaksanaan Pilkada Serentak rencananya dihelat pada 27 November 2024.