Bawaslu Kota Kediri Awasi Secara Melekat Debat Publik Kedua Calon Paslon Walikota dan Wakil Walikota Kediri
|
Kota Kediri, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri menggelar Debat Publik Kedua Pasangan Calon Wali Kota Kediri Pemilihan Tahun 2024, Rabu malam (21/11/2024). Debat ini digelar di IKCC (Insumo Kediri Convention Center) yang dimulai pukul 19.00 WIB.
Dalam hal ini, Bawaslu Kota Kediri awasi secara melekat proses Debat Publik Kedua Calon Paslon Walikota dan Wakil Walikota Kediri yang digelar oleh KPU Kota Kediri ini.
"7 hari lagi menuju hari pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2024, pada hari Rabu tanggal 27 November 2024 tentunya debat publik kedua, debat terakhir menjelang pemungutan dan penghitungan suara adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh 200.000 lebih masyarakat kota Kediri, yang mempunyai hak pilih yang tersebar di 405 TPS untuk menentukan pilihannya, " kata Ketua KPU Kota Kediri Reza Cristian.
"Debat kedua pasangan calon walikota dan wakil walikota Kediri tahun 2024 ini dengan harapan pilkada Kota Kediri tahun ini tertib, aman dan sukses sehingga melahirkan pemimpin yang terbaik, " tambahnya.
Agenda Debat Publik Kedua ini mengusung tema “Pembangunan Manusia Berbasis Kearifan Budaya Lokal, Pemberdayaan Ekonomi Kreatif dan Pemerintahan Daerah yang Bersih menuju Indonesia Emas 2045". Sedangkan, untuk diskusi paslon, pada agenda ini dihadirkan dalam enam segmen.
Segmen yang pertama pemaparan Visi dan Misi oleh masing-masing Paslon, dilanjutkan dengan pendalaman visi dan misi dan menjawab pertanyaan Panelis pada segmen kedua dan ketiga, kemudian tanya jawab antar Pasangan Calon Kepala Daerah sesuai Tema disertai tanggapan pada segmen keempat dan kelima, dan yang terakhir Closing Statement oleh masing-masing Paslon.
Dalam aturan debat, kedua paslon diperkenankan menyampaikan visi misi, dan program yang diusung. Setiap pasangan calon juga diperbolehkan bertanya, dan menanggapi apa yang telah disampaikan calon lain.
Dalam debat tersebut, KPU Kota Kediri juga mengundang lima panelis yakni Fauzin, S.H., M.H. (Dosen), Dr. Zainal Habib (Dosen), Drs. Lukman Ekana Putra, M.Si, (Komisioner Komisi Informasi Jawa Timur), A. Nur Aminudin (Komisioner Komisi Informasi Jawa Timur), dan Dr. Syaeful Bahar (Dosen).
KPU Kota Kediri juga menghadirkan lima orang perumus yakni Dr. Muh. Hambali, M.Ag (Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang), Dr. Deasy Wulandari, S.E., M.Si. (Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember), Abdul Quddus Salam, S.Hum, M.IP, MM (Dosen), Muhammad Adnan Maghribbi Sairil Ashar, S.IP. (Peneliti), dan Muhammad Fikri Alan, S.H., M.H.
Paslon nomor urut 1 Vinanda Prameswati - Qowimuddin menyebutkan beberapa indikator untuk menilai good governence / tata kelola pemerintahan yang baik antara lain reformasi birokrasi bersih dari KKN, menempatkan orang di tempat yang tepat, pengelolaaan APBD secara transparan, akuntabel, efektif, dan efisien, pelayanan prima dan terintegrasi secara digital, serta melibatkan masyarakat dalam pembangunan.
Vinanda juga berkomitmen meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Kediri di atas 5 persen dan menurunkan tingkat kemiskinan. Karena menurut Vinanda, data pertumbuhan ekonomi di Kota Kediri di angka 1,92 persen merupakan terendah kedua di Jatim. Tingkat kemiskinan di angka 7,15 persen merupakan tertinggi kedua antar kota di Jatim.
Salah satu program Vinanda yaitu program merata RT/RW per kelurahan disiapkan dana maksimal 5 miliar rupiah salah satu tujuannya untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan periwisata.
Sementara paslon nomor urut 2 Ferry Silviana Feronica - Regina Nadya Suwono menyampaikan bahwa Kota kediri sudah memiliki Dewan Kesenian Daerah yang nantinya akan dibuatkan payung hukum/Perwali agar bisa bekerja secara luas.
Nantinya Dewan Kesenian Daerah bisa memberikan rekomendasi kepada Pemkot Kediri dan rekomendasinya bisa dituangkan ke dalam RPJMD dan RPJPD. Ferry Silviana juga menyampaikan di 100 hari pertama jika dirinya menjadi Walikota berkomitmen akan mengayomi pelaku kesenian dan akan mengadakan festival jaranan untuk merangkul semua unsur yang ada di dalamnya.
Ferry Silviana memiliki manajemen tata kelola sampah 1 IMB 1 pohon, memberikan insentif kepada pelaku usaha yang melakukan praktek hijau, melanjutkan pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang inklusif, dan mengaktifasi ulang jalan bagi pesepeda.