Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Kediri Lakukan Pengawasan Melekat Distribusi Logistik Dari Gudang Menuju Kecamatan Se-Kota Kediri Pada Pilkada 2024

Pengawasan Distribusi Logistik dari Gudang ke Kecamatan

Ketua Bawaslu Kota Kediri Membersamai PJ Walikota Kediri dan Ketua KPU Kota Kediri dalam Pemberangkatan Distribusi Logistik Menuju Kecamatan

Kota Kediri, 26 November 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri telah mulai melakukan pengiriman logistik untuk Pilkada sejak Sabtu (23/11/2034). Dalam hal ini, Ketua Bawaslu Kota Kediri lakukan pengawasan secara melekat di Gudang Logistik KPU Kota Kediri.

Pengiriman logistik lanjutan yakni berupa surat suara dilakukan hari ini, Selasa (26/11/2024). Pengiriman surat suara sengaja tidak dilakukan bersamaan dengan pengiriman logistik pada 23 November untuk meminimalkan risiko keamanan. Oleh karena itu, surat suara baru dikirimkan pada H-1 pemungutan suara, yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, (27/11/2024).

Selain pengiriman logistik ke panitia pemungutan suara (PPS) untuk nantinya akan dikirim ke masing-masing Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), KPU Kota Kediri juga memusnahkan kelebihan dan surat suara rusak untuk Pilkada Serentak 2024.

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di kantor KPU Kota Kediri, disaksikan oleh Ketua Bawaslu Kota Kediri, Kejaksaan Kota Kediri, dan Polres Kediri Kota. 

Ketua KPU Kota Kediri, Reza Cristian mengatakan, proses ini bertujuan menjaga transparansi dan mencegah penyalahgunaan.

Reza merinci jumlah surat suara yang dimusnahkan, yaitu 48 lembar untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta 21 lembar untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri. Surat suara tersebut dinyatakan tidak layak digunakan dalam pemungutan suara mendatang.

KPU berharap proses Pilkada dapat berjalan lancar hingga hari pemungutan suara dan memastikan hak pilih masyarakat terlindungi.

Reza menambahkan, pengawasan distribusi logistik ke tingkat kelurahan akan dilakukan secara ketat oleh Bawaslu, dengan pengawalan dari pihak Kepolisian. 

Di kelurahan, logistik akan diterima tiga pilar bersama jajaran kelurahan setempat untuk memastikan keamanannya.

"Kemarin tahap pertama kami sudah mengirimkan perlengkapan seperti bilik suara untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri. Di tahap kedua ini kami akan mengirimkan surat suara serta keperluan logistik lain," jelas Reza.

Reza menuturkan, sebagai langkah antisipasi, KPU Kota Kediri telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk memastikan tempat penyimpanan logistik berada di lokasi yang aman dari banjir maupun potensi kerusakan lainnya. 

Hal ini dilakukan agar seluruh perlengkapan pemilu tetap terjaga hingga digunakan pada hari pemungutan suara.

"Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyediakan gudang atau lokasi penyimpanan yang aman. Selain itu, logistik yang dikirim juga sudah dilapisi plastik tebal, baik di dalam maupun di luar kotak, untuk melindungi dari kerusakan akibat air. Setelah tiba di lokasi penyimpanan, logistik pun kembali dilapisi plastik untuk memastikan keamanannya hingga hari pemungutan suara," ujar Reza.