Gandeng Pemilih Pemula, Bawaslu Kota Kediri Gelar Sosialisasi Demokrasi dan PDPB di SMK PGRI 1 KEDIRI
|
Kota Kediri – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Kediri terus memperkuat pemahaman demokrasi di kalangan generasi muda melalui program Bawaslu Goes to School. Kali ini, tim Bawaslu mengunjungi SMK PGRI Kota Kediri pada Minggu, 23 Februari 2025, untuk memberikan sosialisasi terkait pentingnya hak pilih dan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah SMK PGRI, Ibu Yuliawati. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa para siswa kini berada di ambang usia produktif secara politik. Meskipun kegiatan berlangsung di tengah suasana bulan Ramadan, beliau meminta para siswa untuk tetap antusias.
"Wahai anak-anakku, usia kalian sudah mendekati usia untuk memiliki hak pilih. Negara kita adalah negara demokrasi, jadi mari kita peduli untuk menggunakan hak pilih demi kebaikan negeri tercinta ini. Walaupun sedang berpuasa, harus tetap semangat mengikuti sosialisasi," ujar Ibu Yuliawati di hadapan para siswa.
Hadir sebagai narasumber, Anggota Bawaslu Kota Kediri, Suhartono, memberikan materi mengenai urgensi hak pilih sebagai instrumen kekuatan rakyat dalam menentukan arah bangsa. Ia menyoroti tantangan besar bagi pemilih pemula, yakni kecenderungan untuk golongan putih (golput) dan kurangnya literasi politik.
"Tantangan bagi pemilih pemula adalah bagaimana kalian mampu menggunakan hak pilih sebaik mungkin, tidak golput, dan mulai melek terhadap proses demokrasi," tegas Suhartono.
Selain soal demokrasi secara umum, Suhartono menjelaskan secara mendalam mengenai Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Mengingat saat ini sedang berada di luar tahapan pemilu resmi, PDPB menjadi krusial agar warga negara yang sudah memenuhi syarat tetap terdata dengan baik.
Poin penting terkait PDPB bagi siswa:
Pendaftaran Mandiri: Siswa yang telah genap berusia 17 tahun diimbau untuk proaktif melaporkan diri ke Bawaslu maupun KPU Kota Kediri.
Peran Bawaslu: Bawaslu bertugas mengawasi jalannya proses PDPB ini guna memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Akurasi Data: Melalui PDPB, diharapkan data pemilih di Kota Kediri tetap akurat dan mutakhir sebelum memasuki tahapan pemilu berikutnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Kediri yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kritis dan partisipatif dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.