Kelompok Rentan Harus Diperhatikan
|
Kota Kediri. Bawaslu Kota Kediri masih mengikuti Tadarus Pengawasan Pemilu. Kali ini materi ke-15 mengangkat topik Strategi Pendidikan Pemilih pada Kelompok Rentan oleh Nurlia Dian Paramitha (Nasyiatul Aisyiyah) yang ditayangkan secara live melalui Youtube pada tanggal 11 Mei 2020.Kelompok rentan kadang kurang mendapatkan perhatian oleh sebagian penyelenggara Pemilu. Di antara mereka adalah pengungsi, pekerja migran, perempuan, penyandang disabilitas, pemilih pemula, masyarakat adat dan orang yang memiliki masalah administrasi kependudukan.Meraka pada dasarnya mempunyai hak yang sama untuk memilih, mengawasi maupun dipilih. Maka dari itu perlu diberikan pendidikan dan pengetahuan tentang kepemiluan. Adapun beberapa strategi pemberian pendidikan kepada pemilih dengan talkshow radio, televisi, diskusi daring, pengajian, kegiatan keagamaan, mobil keliling, seminar, KKN tematik, magang, sosialisasi,
, rembug desa, rembug warga, arisan, karang taruna, komunitas drakor, hobi dan lainnya yang berpotensi disuka oleh pemilih. Dari itu semua memudahkan penyelenggara Pemilu menyampaikan informasi dan pendidikan kepada pemilih rentan.Menurut Ketua Bawaslu Kota Kediri, sebagian dari itu sudah dilakukan oleh Bawaslu Kota Kediri, baik kelompok disabilitas, perempuan, hingga waria, serta sudah melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi untuk ikut memberikan pendidikan pengawasan Pemilu melalui KKN tematik.