Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Kota Kediri Hadiri Rapat Koordinasi Penyusunan TPS Loksus Kota Kediri Dalam Pilkada 2024

Rakor Loksus Pilkada 2024

Ketua Bawaslu Kota Kediri Melaksanakan Penandatanganan Berita Acara Hasil Rapat Koordinasi Penyusunan TPS Loksus Kota Kediri Dalam Pilkada 2024

Kota Kediri, 17 Juli 2024.  Ketua Bawaslu Kota Kediri Hadiri Rapat Koordinasi Penyusunan TPS Loksus Kota Kediri dalam Pilkada 2024. Dalam kegiatan ini, KPU Kota Kediri mengundang Perwakilan Lapas Kelas IIA Kediri, perwakilan pondok pesantren dan SMA 5 Taruna Brawijaya Kota Kediri. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua KPU Kota Kediri Reza Cristian, Komisioner KPU Divisi Perencanaan Data dan Informasi Nia Sari, Ketua Bawaslu Kota Kediri Yudi Agung Nugraha dan Perwakilan Dispendukcapil dan Kesbangpol Pemerintah Kota Kediri.

Reza Cristian, Ketua KPU Kota Kediri menyampaikan bahwa ini merupakan kegiatan sinkronisasi kualitas data Pencocokan dan Penelitian (Coklit) terkait fasilitasi TPS Loksus.

“TPS Loksus meliputi rumah tahanan atau lembaga permasyarakatan, relokasi bencana, daerah konflik dan lokasi lainnya. Berdasarkan Surat Edaran nomor 1.290, bahwa pada tanggal 17 Juli KPU Kota Kediri selambat – lambatnya meminta daftar potensial pemilih,” jelasnya.

Selain itu, pihak KPU melalui seluruh PPK dan PPS  diminta melakukan pendataan yang yang berpotensi terdapat TPS Loksus.

Rencana TPS Lokasi Khusus dalam rangka Pilkada serentak Kota Kediri Tahun 2024. Dengan rincian sebagai berikut ;
1.Lapas Klas IIA Kediri rencana 2 TPS
2.Ponpes Al Amin rencana 1 TPS
3.Ponpes Wali Barokah rencana 1 TPS
4.Ponpes Al Makhrusiyah Lirboyo rencana 2 TPS
5.Ponpes Al Mahrusiyah III Ngampel rencana ada 2 TPS

“Dari hasil rapat koordinasi, ada usulan beberapa TPS Loksus pada Lapas ada 2 TPS, Ponpes Wali Barokah 1 TPS, Ponpes Al Mahrusiyah Lirboyo 2 TPS, Ponpes Al Mahrusiyah III Ngampel 2 TPS dan Ponpes Al Amin 1 TPS. Jadi total ada 8 pengajuan TPS lokasi khusus. Sementara untuk TPS reguler yang sudah di tetapkan sebelumnya, sejumlah 401 TPS,” jelas Reza Cristian.

Sementara terkait hasil Coklit data warga yang ada 222.451 yang memenuhi syarat 217.589 pemilih baru 1.470 PMS secara keseluruhan 1663 karena meninggal 1.097.