Lompat ke isi utama

Berita

Matangkan Persiapan Coktas dan Pengawasan Lokasi Khusus, Bawaslu Kota Kediri Koordinasi dengan KPU Kota Kediri

Koordinasi dengan KPU 02 Februari 2026

Bawaslu Kota Kediri Koordinasi dengan KPU Kota Kediri terkait Persiapan Coktas dan Koordinasi Loksus (Lokasi Khusus)

Kota Kediri – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Kediri resmi melakukan koordinasi strategis dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri terkait persiapan agenda Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dan rencana Pencocokan Terbatas (Coktas).

Kegiatan koordinasi ini dilaksanakan oleh Anggota Bawaslu Kota Kediri, Suhartono, dengan didampingi dua orang staf sekretariat. Kehadiran tim Bawaslu disambut langsung oleh Anggota KPU Kota Kediri, Nia Sari, di kantor KPU setempat.

Salah satu agenda prioritas dalam pertemuan tersebut adalah rencana koordinasi di beberapa titik lokasi khusus (Loksus), yakni:

  1. Lapas Kelas IIA Kediri

  2. Ponpes Al-Amin

  3. Ponpes Wali Barokah

Suhartono menekankan bahwa kroscek pemilih baru di lokasi tersebut sangat krusial. Hal ini dikarenakan pergerakan data pemilih di Lapas dan Pondok Pesantren jauh lebih dinamis dibandingkan wilayah pemukiman normal. Melalui koordinasi ini, diharapkan pengecekan dapat dilakukan secara berkala guna memastikan validitas data.

Selain membahas lokasi khusus, pertemuan tersebut juga membahas kesiapan KPU Kota Kediri dalam melaksanakan Coktas. Namun, untuk memulai proses tersebut, KPU masih memerlukan data penyanding terbaru.

Anggota KPU Kota Kediri, Nia Sari, menjelaskan bahwa saat ini proses teknis masih terkendala data dari pusat.

"Data sinkronisasi dari KPU RI masih belum turun, jadi KPU Kota Kediri masih menunggu untuk diproses. Setelah data sinkronisasi tersebut turun, barulah kami akan menjadwalkan pelaksanaan Coktas," terang Nia Sari.

Langkah sinkronisasi antara kedua lembaga penyelenggara pemilu ini menjadi bagian dari upaya pencegahan dini agar data pemilih di Kota Kediri tetap akurat dan mutakhir menjelang tahapan-tahapan krusial berikutnya.