Peran TNI Dan Polri Dalam Pemilu 2019
|
KOTA KEDIRI-Bawaslu Kota Kediri beberapa hari yang lalu mengadakan tiga giat sekaligus berupa sosialisai dan rakernis. Dimana tiga giat tersebut dilaksanakan dengan tujuan agar Pemilu 2019 berjalan secara kondusif, aman dan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Pertama, pada hari Kamis, 15 november 2018, pukul 09.00 wib, di hall Kilisuci, hotel grand surya, Kota Kediri, Bawaslu Kota Kediri melaksanakan giat sosialisasi dengan tema Peran TNI Polri Dalam Membantu Pengawasan Pemilu 2019. Dihadiri oleh 125 peserta dari Babinkamtipmas dan Babinsa se-kota kediri.
Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah Ketua Bawaslu Kota Kediri, Mansur, ST., Kasiop Kodim 0809, Puguh Bintarto, dan Kasat Binmas Polres Kediri Kota, Kus Sumadi,SH. MH.
“Dalam menghadapi pemilu, polri melakukan pencegahan terjadinya sesuatu yang bisa mengganggu kondusifitas tahapan pemilu, hal tersebut hampir sama dengan yang dilakukan oleh bawaslu, yaitu melakukan pemetaan pada keamanan-keamanan setiap wilayah”, ungkap Kus Sumadi saat memberikan materi.
Sedangkan Puguh Bintarto mengatakan, “TNI wajib bersifat netral, dalam rangka membantu pengawasan pemilu maupun pengamanannya”.
Ditegaskan pula oleh Mansur,ST, “bawaslu siap berkerja sama dengan semua stakeholder dalam melakukan pengawasan terhadap setiap tahapan pemilu 2019”.
Giat kedua dilaksanakan pada hari Sabtu,17 November 2018, pukul 09.00 wib, di Hall Kilisuci, Hotel Grand Surya, Kota Kediri, dengan tema Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dan Pemantauan Pemilu 2019.
Giat tersebut dihadiri oleh 125 peserta yang terdiri dari ormas dan LSM se-Kota Kediri. Dan hadir sebagai narasumber yaitu dua anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, divisi Pengawasan, Aang Kunaefi, SH, MH., dan divisi Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, Nur Elya Anggraini, SSos, MSi.
Dalam materi yang disampaikan, Aang Kunaefi mengajak ormas dan LSM se-Kota Kediri untuk ikut serta menjadi pemantau dan mengawal jalannya pemilu 2019.
Sedangkan Nur Elya Anggraini lebih menekankan kepada tugas dan tanggung jawab pengawas pemilu. “sebagai pengawas, baik itu Bawaslu, Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kelurahan, harus bisa mengawal dengan bijak pemilu 2019 ini”, tegas Nur Elya Anggraini. Untuk lebih menguatkan Bawaslu dengan jajaran dibawahnya dalam pengawasan, maka Bawaslu Kota Kediri kembali mengadakan giat pada hari Senin, 19 November 2018, pukul 13.00 wib, di Hall Kilisuci, Lingkungan Pemkot Kediri, berupa Rakernis Penanganan Pelanggaran Tindak Pidana Pemilu, dengan tema Penguatan Strategi Pengawasan Kampanye Pemilu 2019.