Pilkada Tersandera oleh Uang
|
Kota Kediri. Senin, 27 April 2020, Kordiv PHL Bawaslu Kota Kediri masih setia mengikuti Tadarus Pengawasan Pemilu yang disiarkan secara live di Youtube pada pukul 15.00 WIB. Kali ini narasumbernya adalah Toto Sugiharto dari Exposit Strategic.
Toto menyampaikan bahwa ada 5 hal mematikan yang menginfeksi Pilkada:
1. Mekanisme perekrutan Calon Kepala Daerah di Partai Politik masih oligarki yang tersentral ke atas dan cenderung otoriter dan tergantung pada ketua umum.
2. Pilkada tersandera oleh uang, yaitu bahwa kontestasi dalam Pilkada masih bergantung pada bokir-bokir yang ikut mendanai para calon dengan adanya kepentingan bisnis di balik itu.
3. Integritas para calon yang tidak diperhatikan dalam rekrutmen oleh Partai Politik, tidak diperhatikan kredibilitasnya, masih ada calon Kepala Daerah yang mantan napi, koruptor dan lainnya.
4. Pilkada menjadi aksi mementingkan diri sendiri dengan menipu rakyat, melalui janji-janji dalam kampanye yang sering tidak terrealisasi.
5. Kualitas penyelenggara Pemilu kurang optimal, sehingga masih meloloskan calon-calon Kepala Daerah yang tidak kredibel.
Menurut Kordiv PHL Bawaslu Kota Kediri apa yang disampaikan oleh Toto itu harus menjadi fokus pengawasan.