Afif : Pilkada di Indonesia sudah Menjadi Rujukan Pihak Luar Negeri
|
Kota Kediri. Senin, 21 September 2020, Bawaslu Kota Kediri mengikuti Webinar dengan tema Identifikasi dan Analisis Potensi Konflik Pilkada 2020 dalam Masa Pandemi mulai pukul 08.00 WIB yang diselenggarakan oleh Program Studi Damai dan Resolusi Konflik, Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan Indonesia sebagai bentuk peringatan Hari Damai sedunia. Salah satu pemateri dalam webinar ini, Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Moch. Afifuddin.
Afif menyampaikan, Pilkada di Indonesia sudah menjadi rujukan pihak luar negeri. Secara teknis pelaksanaan tahapan Pilkada di masa pandemi ini sama dengan di masa normal, hanya ada tambahan kepatuhan protokol kesehatan, baik penyelenggara teknis, pengawas, peserta Pilkada. Bawaslu mengawasi kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang merupakan prasyarat mutlak pelaksanaan tahapan Pilkada. Sehingga hal ini masuk salah satu kerawanan Pilkada dan merupakan bagian dari pelanggaran Pilkada. Selain itu potensi konflik pada Pilkada ini adanya netralitas ASN, politik uang, politisasi SARA, hoax yang harus diawasi oleh Bawaslu.