Bawaslu Jatim Goes to UM
|
Kota Kediri. Bawaslu Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan diskusi daring dengan tema Pancasila dalam Praktik Pesta Demokrasi pada 4 Juni 2020 mulai pukul 10.00 WIB. Nara sumber pada acara ini Totok Hariono, Anggota Bawaslu Jawa Timur dan Abdul Kodir, Dosen UM. Kordiv PHL dan Kordiv HPPS Bawaslu Kota Kediri mengikuti acara ini dari Google Meeting.Totok Hariono menyampaikan, sila pertama Pancasila menegaskan bahwa kehidupan bangsa Indonesia harus berketuhanan dan beragama, berarti harus percaya surga dan neraka. Hal ini dapat diterapkan dalam kehidupan berdemokrasi dan berpolitik. Jika ini diterapkan, maka pelaksanaan Pemilu dapat berlangsung dengan benar-benar luber jurdil sebagai asas yang mendasari. Termasuk peran Bawaslu dalam merealisasikan nilai-nilai Pancasila, akan bertindak dan menciptakan Pemilu yang adil sesuai ketentuan Undang-Undang yang berhulu kepada UUD 1945 dan Pancasila.Sementara Abdul Kodir menyampaikan, ada beberapa penyimpangan penyelenggaraan Pemilu di Indonesia, di antaranya, manipulasi syarat administrasi calon, politik uang, politisasi birokrasi, kelalaian petugas Pemilu, manipulasi suara, ancaman dan intimidasi serta mentalitas penyelenggara Pemilu.

