Berpendidikan S-1 masih Permisif terhadap Politik Uang
|
Kota Kediri. Direktur Penelitian dan Pengembangan KPK, Wawan Wardiana menjadi salah satu yang memaparkan materi pada diskusi publik secara daring dengan tema "KAUM MISKIN KOTA DALAM PUSARAN POLITIK UANG" pada 8 Juli 2020 mulai pukul 10.00 WIB yang diselenggarakan oleh Bawaslu Jawa Timur.
Wawan memaparkan hasil survei yang dilakukan oleh KPK terkait Pemilu dan Pilkada. Dari data KPK yang paling banyak melakukan korupsi adalah anggota DPR atau DPRD disusul Kepala daerah serta ada pihak terkait dengan Pemerintah. Termasuk dalam pendanaan Pilkada banyak donatur yang menyumbang kepada calon dengan transaksi bisnis setelah calon terpilih, entah sebagai pelaksana proyek atau hal lain. Yang lebih tragis lagi, dalam pusaran politik uang, bukan hanya pemilih yang miskin dan berpendidikan rendah, yang berpendidikan S-1 pun masih banyak yang mau menerima politik uang.