Johan Budi : "Ada Perubahan Signifikan dalam Pelaksanaan Pilkada 2020"
|
Kota Kediri. Kordiv PHL Bawaslu Kota Kediri menghadiri undangan halal bihalal melalui Zoom yang diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Trenggalek serta diskusi daring dengan narasumber Johan Budi Sapto Pribowo, Anggota Komisi II DPRRI dan Moh. Amin, Ketua Bawaslu Jatim pada 29 Mei 2020 mulai pukul 13.00 WIB.Johan Budi menyampaikan, ketika pelaksanaan Pilkada serentak menggunakan protokol kesehatan tentu ada perubahan yang sangat signifikan, terutama bagi Bawaslu untuk menghasilkan Pilkada yang berintegritas, sehingga bisa melahirkan pemimpin-pemimpin yang baik, tentu dihasilkan dari Pilkada yang baik dengan pelaksanaann yang baik pula. Ada beberapa catatan Pilkada serentak dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 yang berimbas kaitannya dengan:1. Pengaturan waktunya (dibatasi jarak antara pemilih sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama)2. Harus ada ketersediaan masker dan alat kesehatan lain3. Persepsi publik terkait Covid 19 masih menjadi pandemi yang membahayakan sehingga berpengaruh pada tingkat kehadiran masyarakat.Sementara Amin menyampaikan, tanggal 15 Juni 2020 tahapan Pilkada yang terkendala akan dilanjutkan. Mohon maaf, dengan kondisi Jawa Timur yang zona merah, maka menggunakan Zoom sebagai alat komunikasi sekaligus untuk mengenal IT dan media Daring. Acara ini lebih awal beberapa jam, untuk mengetahui arahan dari Bawaslu RI sehingga yang disampaikan Pak Johan Budi terkait RDP sebagaimana hasilnya mau tidak mau kita yang berada di bawah, tetap berinisiatif menjalankan perintah atasan, perintah Bawaslu RI terkait dengan model dan metode pengawasan yang dianjurkan dan diarahkan.