Lompat ke isi utama

Berita

Kawal Hak Pilih Pemilih Pemula, Bawaslu Kota Kediri Koordinasi dan Verifikasi Data Siswa di SMK PGRI 1

Kota Kediri – Bawaslu Kota Kediri terus berkomitmen memastikan seluruh warga negara yang telah memenuhi syarat terakomodasi dalam daftar pemilih, khususnya kelompok pemilih pemula di jenjang sekolah menengah. Pada Senin (21/09/2026), jajaran staf sekretariat Bawaslu Kota Kediri mendatangi SMK PGRI 1 Kota Kediri untuk melaksanakan kegiatan koordinasi dan pengawasan uji petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).

Kedatangan tim Bawaslu Kota Kediri disambut hangat oleh Wakil Kepala Sekolah Bagian Kesiswaan SMK PGRI 1 Kota Kediri, Ibu Ririn Iswahyuni, S.Pd. Pihak sekolah menyambut baik koordinasi ini sebagai langkah proaktif dalam melindungi dan mengawal hak pilih para siswa yang telah memasuki usia pemilih pemula.

Dalam pertemuan koordinasi tersebut, Bawaslu Kota Kediri menyodorkan 8 (delapan) nama siswa sasaran yang sebelumnya terindikasi belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) online. Bawaslu memohon bantuan pihak sekolah untuk memverifikasi status keaktifan peserta didik serta keabsahan data administrasi kependudukan mereka.

Pihak kesiswaan SMK PGRI 1 Kota Kediri langsung melakukan penelusuran dan pengecekan data pada sistem basis data sekolah. Dari hasil pencocokan awal tersebut, diketahui bahwa dari 8 nama yang diajukan, terdapat 3 (tiga) siswa yang tercatat dalam data sekolah berstatus sebagai warga Kota Kediri.

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim pengawas Bawaslu Kota Kediri bersama pihak sekolah melakukan pemeriksaan dokumen Kartu Tanda Penduduk (KTP) secara lebih mendalam terhadap 3 siswa tersebut guna memastikan kepastian domisili kependudukannya.

Berdasarkan hasil pencermatan dokumen KTP secara faktual:

  • 1 (satu) siswa terbukti sah berdomisili dan terdaftar secara resmi sebagai warga Kota Kediri.

  • 2 (dua) siswa lainnya tidak terbukti berdomisili atau terdaftar sebagai warga Kota Kediri berdasarkan dokumen kependudukan resmi.

  • 5 (lima) siswa siswanya terkonfirmasi bukan merupakan warga domisili Kota Kediri.

Hasil verifikasi faktual ini menjadi catatan pengawasan yang sangat berharga bagi Bawaslu Kota Kediri untuk mendorong keterbukaan dan akurasi data pemilih pemula.

Melalui sinergi bersama pihak sekolah ini, Bawaslu Kota Kediri menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemutakhiran data pemilih agar berjalan akurat, inklusif, dan menjangkau seluruh elemen masyarakat di Kota Kediri.