Ketua Bawaslu Kota Kediri: Merawat Demokrasi Ibarat Menanam Pohon yang Berbuah Manfaat
|
Kota Kediri – Ketua Bawaslu Kota Kediri, Yudi Agung Nugraha, memberikan pesan mendalam dalam acara Launching Pengawasan Partisipatif Digital yang digelar di kawasan CFD Jalan Lintas Sumber Rempi (JLSR) Kelurahan Betet, Minggu (10/5). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran aktif warga Kecamatan Pesantren dalam menjaga integritas ruang digital selama tahapan Pemilu.
Dalam momen tersebut, Yudi Agung Nugraha secara simbolis menyerahkan bantuan bibit pohon kepada pihak kelurahan. Ia menjelaskan bahwa pemberian bibit ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah simbol besar bagi perjalanan demokrasi di Kota Kediri.
"Kami memohon izin untuk menyumbangkan beberapa bibit pohon ini. Bibit ini adalah simbol 'Pohon Demokrasi'. Jika kita merawatnya dengan benar, maka pohon ini akan tumbuh besar, berbuah, dan memberikan manfaat luas bagi lingkungan," ujar Yudi dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa "buah" yang dimaksud adalah hasil dari proses demokrasi yang sehat. "Makna filosofisnya adalah buah tersebut merupakan manfaat nyata dari demokrasi yang kita jaga bersama. Pengawasan partisipatif adalah cara kita menyiram dan merawat pohon tersebut agar tidak rusak oleh hama pelanggaran," imbuhnya.
Yudi juga menggarisbawahi bahwa kesadaran digital bagi warga di wilayah Kecamatan Pesantren menjadi prioritas bagi Bawaslu. Menurutnya, keterlibatan masyarakat secara langsung dalam mengawasi arus informasi di media sosial akan menjadi kunci terciptanya pemilu yang jujur dan adil.
Ada yang berbeda dalam penutupan sambutan kali ini. Untuk mencairkan suasana dan mendekatkan diri dengan warga yang hadir di arena CFD, Yudi Agung Nugraha turut memeriahkan panggung hiburan.
Tanpa canggung, ia naik ke atas panggung dan berkolaborasi dengan grup band lokal AG PLUS. Ketua Bawaslu tersebut membawakan beberapa lagu yang langsung disambut meriah oleh para pengunjung CFD dan kader pengawas. Aksi ini pun mendapat apresiasi dari warga karena dinilai sebagai cara yang unik dan segar dalam mensosialisasikan pesan-pesan kepemiluan melalui pendekatan seni dan hiburan.
Dengan semangat kolaborasi ini, Bawaslu Kota Kediri berharap pesan pengawasan partisipatif dapat lebih mudah diterima dan dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.