Lompat ke isi utama

Berita

Literasi Digital Ajak Seluruh Cegah Hoax

Kota Kediri, 31 Agustus 2021. Bawaslu kota Kediri, mengikuti Literasi Digital Kepemiluan secara virtual yang diadakan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur bersama Dinas Komumikasi dan Informasi dan Ciber Literasi mengadakan kegiatan Literasi Digital Kepemiluan kepada perwakilan pelajar di Kabupaten Pamekasan, di Aula Hotel Odaita

Kegiatan ini juga di ikuti secara daring yang diikuti oleh Bawaslu kabupaten/kota lain nya salah satu nya Bawaslu Kota Kediri untuk turut serta belajar lebih dalam dan dapat lebih cepat dalam menyaring berita hoax atau bukan.

Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar sebagai keynote speaker mengatakan, literasi digital kepemiluan untuk menggugah semua pihak, khususnya pelajar agar lebih konsen kepada media sosial, termasuk terhadap isu-isu yang berkembang dan punya pengetahuan. Setidaknya, bila menemukan sesuatu di media sosial itu dapat melaporkan atau tidak ikut menyebarluaskannya.

Edward, Divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu RI berharap, sangat penting literasi ini menyebar luas di kalangan komunitas. Karena dalam suasana Pemilu banyak hoax dan ujaran kebencian yang muncul. Dan Bawaslu berkeinginan ini dapat dicegah bersama.

Literasi digital kepemiluan bertama Pelajar Pengawas Cakap Literasi Digital juga menghadirkan pembicara Devie Rahmawati dari Tenaga Ahli Kominfo RI, Nur Elya Anggraini MSi dan Moh Faridi MPd, dari dosen IAIN Madura.

Menurut Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Jatim, Purnomo Satrio Pringgodigdo, di Jawa Timur mempunyai pengalaman pada Pemilu Tahun 2020. ”Kami sudah mempunyai pilot proyek di 90 Kabupaten/Kota penyelenggaraan Pemilu. Kami akan membuat lebih sistematis lagi, tidak hanya dengan Kabupaten/Kota di semua tingkatan terutama Bawaslu dan Kominfo,” jelasnya.

Tag
PENGUMUMAN