Lompat ke isi utama

Berita

Quo Vadis Pengawasan Pemilu?

Kota Kediri, 09 November 2021. Bawaslu Kota Kediri mengikuti webinar tentang Quo Vadis Pengawasan Pemilu yang diadakan oleh Puslitbangdiklat (Pusat Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan) Bawaslu pada pukul 10.00 WIB. Dalam webinar ini Afiffudin selaku Anggota Bawaslu RI Divisi Pengawasan menyampaikan beberapa hal yakni:

  1. Hasil survei Litbang Kompas tahun 2019 meliputi, meningkatnya performa kelembagaan dan meningkatnya kepercayaan publik atas kinerja Bawaslu sebesar 79% untuk Pemilihan Legislatif dan 78% untuk Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden
  2. Ada beberapa produk pengetahuan Bawaslu yakni : Riset, Kajian/analisis, Penerbitan dan IKP
  3. Kebutuhan Bawaslu meliputi penelitian terapan dan penelitian pengembangan

Selain itu juga beliau menyampaikan terkait isu-isu strategis yang ada, antara lain :

  1. Isu-isu Strategis Pencegahan, meliputi pendidikan pengawasan partisipatif, pusat pendidikan pengawasan pemilu partisipatif dan pengembangan model-model pencegahan
  2. Isu-isu Strategis Pengawasan, meliputi pendataan pemilih dan kelompok rentan (perempuan, disabilitas dan masyarakat adat), pengawasan pencalonan, kampanye dan dana kampanye, politik uang, politisasi SARA, sistem noken di Papua
  3. Kemudian yang terakhir terakit isu-isu Strategis Penegakan Hukum Pemilu, meliputi Dualisme Kerangka Hukum antara pemilu dan pemilihan (misalnya, pengaturan terhadap politik uang), implikasi dualisme kerangka hukum (perbedaan kelembagaan dalam pidana material, kelembagaan yang berwenang, cara penyelesaian sengketa dan perbedaan penyelesaian perselisihan), hukum acara penegakan hukum pemilu dan manajemen teknis pemilu dan banyak pintu penyelesaian (ada sengketa proses, etik, pidana dan hasil) dimana terdapat banyak lembaga didalamnya.
Tag
PUBLIKASI