Lompat ke isi utama

Berita

Sekolah Kader Pengawas Pemilu Partisipatif Provinsi Jawa Timur

Gresik. Bapenas telah memberikan ruang bagi Bawaslu untuk melakukan sosialisasi seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu di Indonesia. Oleh karena itu Bawaslu menyambut baik program ini dengan mengadakan sekolah kader pengawas partisipatif yang sudah dimulai sejak 2019, bahkan di awal masa pandemi, Bawaslu sudah melaksanakan sekolah kader pengawas partisipatif secara daring yang pesertanya lebih dari 20 ribu seluruh Indonesia.
Hal ini disampaikan oleh Mochammad Afifuddin, Anggota Bawaslu Republik Indonesia dalam acara pembukaan Sekolah Kader Pengawas Pemilu Partisipatif di Propinsi Jawa Timur. Acara ini dilaksanakan di Hotel Aston Gresik pada 21 Oktober 2020.
Selain itu, Afifuddin juga menyaksikan penandatanganan MoU antara Bawaslu Jawa Timur dengan perwakilan Gojek Indonesia di Jawa Timur.

Menurut Ketua Bawaslu Kota Kediri yang mengikuti acara ini sekaligus menjadi salah satu moderator dalam salah satu forum pemberian materi bagi peserta, untuk meningkatkan pencegahan terjadinya pelanggaran pada setiap tahapan Pemilu ataupun Pilkada perlu semakin banyak partisipasi masyarakat, dengan adanya sekolah kader ini sangat bermanfaat bagi peningkatan partisipasi masyarakat.

Tag
PENGUMUMAN