Siap Sukseskan Pemilu 2024! Bawaslu Kota Kediri Ikut Serta dalam Simulasi Sispamkota
|
Kota Kediri, 11 Oktober 2023. Dalam rangka sukseskan Pemilu 2024, Bawaslu Kota Kediri ikut serta dalam simulasi Sispamkota (Sistem Pengamanan Dalam Kota) yang dilaksanakan oleh Polres Kediri Kota.
Kegiatan ini diikuti secara langsung oleh TNI, POLRI, BAWASLU, KPU, SATPOL-PP yang berjumlah kurang lebih 400 orang. Kegiatan ini dilaksanakan di depan Kantor Balai Kota Kediri.
Tujuan diadakan kegiatan ini untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan saat Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada 2024 yang akan datang.
Pelaksanaan simulasi Sispamkota ini melalui tahapan pemilu sebagai berikut :
- Pendistribusian Logistik
- Masa Kampanye
- Masa Tenang
- Masa Pungut Suara, dan
- Rekapitulasi Perolehan Suara
Namun, dalam skenario simulasi ini ketika memasuki tahap rekapitulasi perolehan suara dan disaat KPU Kota Kediri melaksanakan Penetapan Hasil Rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024, Info dari Satintelkam Polres Kediri Kota akan diadakan aksi unjukrasa dari massa yang tidak puas dengan hasil Pemilu dan akan melaksanakan unjukrasa di Kantor KPU Kota Kediri.
Sehingga Padal Pam menghubungi Siaga 2.0 untuk meneruskan kepada Kabagops untuk memerintahkan pasukan Dalmas yang terdiri dari Ton Negosiator, Dalmas Awal dan Dalmas Lanjut melaksanakan pergeseran Pasukan dari Polres Kediri Kota menuju Kantor KPU Kota Kediri untuk melaksanakan penebalan Pasukan Pengamanan Rekapitulasi Penghitungan Suara.
Selanjutnya, Personel Tim Negosiator dan Dalmas Awal menjaga pintu gerbang Kantor KPU Kota Kediri. Tim Negosiator yang terdiri dari personel Polwan dan Satbinmas.
Ratusan massa pengunjukrasa dengan pengawalan dari personel Polsek Mojoroto tiba di Kantor KPU dan melaksanakan orasi menolak hasil Pemilu 2024.
Himbuan yang dilakukan oleh Tim Negosiator tidak berhasil, massa tetap masih menolak hasil Pemilu 2024, massa pengujuk rasa semakin banyak berdatangan ke Kantor KPU.
Kabagops memerintahkan personel Dalmas Awal untuk berganti posisi dengan Tim Negosiator. Personel Dalmas Awal berupaya menahan massa agar tidak masuk dari Kantor KPU Kota Kediri. Dengan menggunakan tali Dalmas yang dipegang oleh personel Dalmas Awal. Massa pengunjuk rasa semakin tidak terkandali sehingga pengendali Pam, Kabagops memerintahkan Dalmas Lanjut Untuk Ganti Posisi dengan Dalmas Awal.
Danki Dalmas Lanjut melalui pengeras suara memberi perintah kepada pasukan Dalmas Lanjut yang menggunakan tameng dan tongkat untuk melakukan pendorongan kepada massa pengujuk rasa dari Kantor KPU Kota Kediri.
Masa masih tetap bertahan sehingga Danki Brimob memerintahkan anggotanya yang membawa alat flasball untuk ditembakan ke arah massa dengan tujuan massa agar membubarkan diri. Setelah dilakukan penembakan alat flasball dan massa didorong pasukan PHH Brimob akhirnya massa pengunjuk rasa membubarkan diri dan meninggalkan Kantor KPU Kota Kediri.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Teddy Chandra, S.I.K.,M.Si. menyampaikan, tujuan kegiatan Sispamkota agar seluruh personel pengamanan mengerti dan memahami bagaimana cara mengatasi situasi kekacauan dalam tahapan pemilu. Karena ada beberapa tahapan yang harus dilakukan dalam hal pengamanan Pemilu.