Sinergi di Arena CFD: Bawaslu Kota Kediri dan Panitia JLSR Betet Sukses Luncurkan Pengawasan Partisipatif Digital
|
Kota Kediri – Suasana pagi di kawasan Jalan Lintas Sumber Rempi (JLSR) Kelurahan Betet tampak berbeda dari biasanya, Minggu (10/05/2026). Banyak warga yang tengah menikmati rutinitas Car Free Day (CFD) menjadi saksi kolaborasi strategis antara Bawaslu Kota Kediri dengan Panitia JLSR Betet dalam acara Launching Pengawasan Partisipatif Digital.
Acara yang dimulai pukul 06:30 WIB ini dihadiri oleh Camat Kecamatan Pesantren, seluruh Lurah se-Kecamatan Pesantren, serta perwakilan mahasiswa dari UKM BPPRM UN PGRI Kediri.
Kegiatan peluncuran ini sengaja ditempatkan di tengah keramaian CFD JLSR dengan menggandeng panitia setempat. Bawaslu Kota Kediri memilih metode "jemput bola" dengan meminjam tempat, waktu, dan tenaga tim JLSR Betet guna menarik partisipasi masyarakat secara lebih luas dan alami.
"Kami sangat berterima kasih kepada jajaran panitia JLSR Betet. Kolaborasi ini membuktikan bahwa pengawasan pemilu bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan dekat dengan keseharian warga," ungkap Ketua Bawaslu Kota Kediri.
Kemeriahan acara diawali dengan senam bersama yang sudah menjadi agenda rutin di JLSR. Suasana semakin pecah dengan penampilan AG PLUS, grup band lokal Kediri yang menghibur warga dengan deretan lagu populer.
Di sela-sela hiburan, panitia mengadakan sesi kuis kepemiluan. Warga yang mampu menjawab pertanyaan seputar pengawasan dan pemilu pun berhak mendapatkan berbagai Door Prize menarik, yang sekaligus menjadi sarana edukasi politik ringan bagi masyarakat.
Salah satu momen inti dalam acara ini adalah penyerahan bibit tanaman buah secara simbolis. Bawaslu Kota Kediri bersama BPPRM UN PGRI Kediri menyerahkan bibit tersebut kepada Pihak Kelurahan Betet. Aksi ini menjadi simbol bahwa pengawasan partisipatif, seperti halnya tanaman, harus dipelihara dan dirawat oleh seluruh elemen masyarakat agar membuahkan hasil demokrasi yang manis di masa depan.
Tidak hanya hiburan, Bawaslu Kota Kediri juga menghadirkan dimensi edukasi melalui Perpustakaan Keliling. Di sini, warga bisa bersantai sambil membaca berbagai literatur dan buku-buku kepemiluan. Kehadiran perpustakaan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan pemahaman masyarakat mengenai aturan main pemilu, sehingga warga tidak mudah terpapar hoaks.
Melalui Launching di Kelurahan Betet ini, diharapkan masyarakat di wilayah Kecamatan Pesantren semakin melek digital dan berani menjadi garda terdepan dalam melaporkan setiap dugaan pelanggaran pemilu di ruang siber.