Uji Petik di RT 03 RW 08 Mrican, Bawaslu Kota Kediri Temukan Data Kematian dan Pergerakan Domisili
|
Kota Kediri – Sebagai bagian dari komitmen menjaga keakuratan dan kemutakhiran Daftar Pemilih Tetap (DPT), jajaran staf sekretariat Bawaslu Kota Kediri melaksanakan kegiatan uji petik pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di wilayah Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri pada Rabu (16/09/2026).
Dalam aksi pengawasan lapangan ini, tim Bawaslu Kota Kediri menyambangi langsung kediaman Ketua RT 03 RW 08 Kelurahan Mrican dengan membawa data sasaran pemilih yang akan diverifikasi secara faktual.
Kedatangan jajaran staf sekretariat Bawaslu Kota Kediri disambut hangat dan kooperatif oleh Ketua RT 03 RW 08 Kelurahan Mrican. Ketua RT menyambut baik koordinasi ini dan bersedia melakukan verifikasi serta penyandingan data bersama tim pengawas guna memastikan kesesuaian data pemilih dengan kondisi riil warga di lingkungannya.
Proses verifikasi dilakukan dengan mencermati elemen data satu per satu, mulai dari keberadaan warga, status kependudukan, hingga kepastian alamat domisili.
Berdasarkan hasil pencocokan dan konfirmasi faktual bersama Ketua RT 03 RW 08, Bawaslu Kota Kediri menemukan beberapa catatan ketidaksesuaian data kependudukan, di antaranya:
Warga Meninggal Dunia: Ditemukan 1 (satu) orang warga RT 03 RW 08 yang telah meninggal dunia, namun namanya masih tercantum dalam daftar pemilih yang diverifikasi.
Perpindahan Antar-RT: Ditemukan beberapa warga yang telah berpindah tempat tinggal dari lingkungan RT 03 RW 08 menuju wilayah RT 04 RW 08 Kelurahan Mrican.
Pindah Domisili Keluar Kelurahan: Ditemukan beberapa warga yang telah pindah domisili secara permanen ke luar wilayah Kelurahan Mrican, namun secara administratif masih terdaftar sebagai warga setempat.
Seluruh temuan faktual tersebut langsung dicatat secara rinci oleh tim sekretariat Bawaslu Kota Kediri sebagai bahan evaluasi dan pengawasan pemutakhiran data pemilih.
Melalui verifikasi faktual berbasis lingkungan RT ini, Bawaslu Kota Kediri terus mendorong terciptanya data pemilih yang akurat, mutakhir, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan menjelang penyelenggaraan Pemilu mendatang.