Isi Agenda "Jum'at Sehati", Bawaslu Kota Kediri Gandeng Ketua PC GP Ansor Kuatkan Spiritual Staf via Zoom
|
Kota Kediri – Mengisi agenda rutin "Jum'at Sehati" dengan dimensi yang berbeda, Bawaslu Kota Kediri menyelenggarakan kegiatan pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh jajaran pimpinan dan staf pada Jum'at pagi (19/06/2026). Mengingat padatnya agenda kerja serta untuk efisiensi waktu, kegiatan pembinaan kali ini dikemas secara virtual melalui platform Zoom Meeting yang diikuti secara khidmat dari ruang kerja masing-masing.
Pada kesempatan berharga ini, Bawaslu Kota Kediri menghadirkan narasumber utama, yaitu Ketua PC GP Ansor Kota Kediri, M. Iqbal Baihaqi Nuha. Dalam pemaparannya, beliau mengangkat tema yang sangat krusial bagi ekosistem lembaga pengawas pemilu, yakni "Menguatkan Nilai-Nilai Spiritual dalam Mewujudkan Kinerja yang Lebih Profesional serta Berintegritas".
Melalui layar virtual, M. Iqbal Baihaqi Nuha menekankan bahwa spiritualitas bukan sekadar urusan ibadah ritual pribadi, melainkan fondasi utama dalam dunia kerja profesional. Menurutnya, nilai-nilai spiritualitas yang menghujam kuat di dalam diri seorang pengawas pemilu akan melahirkan rasa tanggung jawab moral yang tinggi kepada Tuhan Yang Maha Esa.
"Rasa tanggung jawab spiritual inilah yang memicu lahirnya profesionalisme kerja yang kokoh dan integritas yang tidak mudah tergoyahkan oleh tekanan atau godaan dari luar," papar Ketua PC GP Ansor tersebut di hadapan jajaran Bawaslu Kota Kediri.
Selama jalannya Zoom Meeting, seluruh staf Bawaslu Kota Kediri menyimak materi dengan penuh antusias. Diskusi yang interaktif pun terbangun saat memasuki sesi tanya jawab. Para staf memanfaatkan momen ini untuk merefleksikan tantangan berat kerja pengawasan di lapangan dengan penguatan mental spiritual yang baru saja disampaikan oleh narasumber.
Secara umum, kegiatan pembinaan rohani ini berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh khidmat hingga akhir acara.
Melalui inovasi program Jum'at Sehati yang menyentuh aspek rohani ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu Kota Kediri tidak hanya tangguh secara fisik saat mengawasi tahapan pemilu, tetapi juga memiliki kedalaman mental dan spiritual yang matang.
Modal spiritual yang kuat ini diyakini akan menjadi benteng utama bagi Bawaslu Kota Kediri dalam mengawal roda demokrasi di Kota Tahu dengan penuh kejujuran, profesionalitas, serta integritas tinggi.